BELAJAR TENTANG DOMAIN
SUB DOMAIN
untuk ini kita akan menggunakan “support” sebagai awalan dan “namadomainanda.com” sebagai domain utama. Contoh ini akan menyatukan keduanya menjadi.
Tentukan subdomain untuk URL pada bagian apa saja dalam situs anda. Anda bisa menggunakan nama awalan apapun yang anda inginkan.
Membuat Subdomain
Tahapan
- Masukkan awalan yang anda inginkan sebagai nama subdomain pada kotak isian “Subomain Name”. Pada contoh ini (support.namadomainanda.com) kita akan memasukkan “support” sebagai awalan “Subdomain”.
- Saat anda menempatkan kursor pada kotak isian “Document Root”, akan terisi otomatis lokasi subdomain anda. cPanel® akan secara otomatis mengisi awalan yang anda isi pada tahap 1 di atas dan menambahkannya pada lokasi direktori. Pada contoh ini akan terisi dengan “public_html/support”.
Anda bisa mengubahnya sesuai kebutuhan atau keinginan anda, tapi secara umum isian otomatis ini akan bisa berfungsi. - Jika bagian atas sudah dilengkapi, klik tombol Create.
- Tampilan selanjutnya akan menunjukkan bahwa subdomain anda sudah berhasil dibuat. Klik Go Back untuk kembali ke halaman sebelumnya.
- Saat kemudian halaman berubah, akan terlihat tabel dengan subdomain yang baru anda buat yang berisi informasi berikut:
- Subdomains – Berisi awalan yang anda buat pada tahap 1 di atas.
- Root Domain – Merupakan domain utama yang anda buat subdomainnya.
- Document Root – Merupakan direktori induk (“Document Root”) yang anda buat pada tahap 2.
- Redirection – Jika anda membuat pengalihan untuk subdomain ini, kolom ini berisi “redirected to LOKASI_YANG_ANDA_ISI”.
- Actions – berisi pilihan berikut
ADDON DOMAIN (DOMAIN TAMBAHAN)
Domain Tambahan (Addon Domains) mirip dengan subdomain, dan cara pembuatannya pun sama. Sebuah domain tambahan memiliki lokasi direktorinya sendiri, dimana dalam direktori tersebut bisa dimasukkan file-file, gambar, dokumen dan lainnya yang bisa diakses dengan nama domain yang berbeda dengan akun utama anda. Seperti memiliki situs yang berbeda sama sekali, tetapi masih dalam akun anda. Ini memudahkan anda mengelola domain tambahan ini dengan mengintegrasikannya dalam akun utama hosting anda.
Membuat Domain Tambahan
Tahapan
- Masukkan nama domain sebagai domain tambahan pada kotak isian “New Domain Name”.
- Saat anda menempatkan kursor pada kotak isian “Subdomain/Ftp Username”, cPanel® akan secara otomatis mengisi “username” dan “Document Root home”. Anda bisa mengubahnya sesuai kebutuhan atau keinginan anda, tapi secara umum isian otomatis ini akan bisa berfungsi.
- Masukkan password pada kotak isian “Password”, isi password ini bisa apa saja dan tidak harus password yang sudah ada.
- Klik tombol Add Domain!.
Pembuatan domain tambahan ini akan memakan waktu beberapa detik sampai beberapa menit. Mohon bersabar dan jangan mengklik apapun saat sistem bekerja. Dan pastikan domain yang akan ditambahkan di sini sudah menggunakan nameserver kami. Informasi nameserver bisa dilihat pada Email Aktivasi hosting anda.
- Kemudian akan muncul “DOMAIN_TAMBAHAN has been created!” Halaman ini juga menampilkan tautan ke File Manager untuk mengelola file pada domain tambahan baru ini. Untuk informasi lebh lanjut tentang File Manager, silakan Menggunakan File Manager, atau anda juga bisa klik tombol Go Back untuk melihat informasi domain tambahan (Lanjutkan ke tahap 6 untuk informasi selengkapnya).
- Saat kemudian halaman berubah, akan terlihat tabel dengan domain tambahan yang baru anda buat yang berisi informasi berikut:
- Addon Domains – Berisi domain tambahan yang anda buat pada tahap 1 di atas.
- Document Root – Merupakan direktori induk (“Document Root”) yang anda buat pada tahap 2.
- Username – Nama user yang anda buat pada tahap 3, nama user ini bisa digunakan untuk login FTP ke direktori pada “Document Root” di atas.
- Redirection – Jika anda membuat pengalihan untuk domain tambahan ini, kolom ini berisi “redirected to LOKASI_YANG_ANDA_ISI”.
- Actions – berisi pilihan berikut
Diskusi Lebih Lanjut
Anda bisa menggunakan FTP untuk mengunggah atau mengunduh file langsung ke lokasi direktori induk domain tambahan anda dengan username dan password yang anda buat pada Tahap 2 dan 3 di atas.
Domain alias sebenarnya adalah mengarahkan sebuah domain ke domain utama pada akun hosting anda, domain tersebut “parkir” ke domain utama anda, sehingga sering juga disebut Parkir Domain. Misalnya domain utama anda adalah DomainA.com dan anda juga memiliki DomainB.com, anda bisa mengarahkan atau memarkir DomainB.com ke DomainA.com. Perbedaannya dengan Domain Tambahan adalah pada domain alias anda akan memiliki isi yang sama persis antara DomainA.com dan DomainB.com, sedang pada Domain Tambahan anda bisa memiliki isi situs yang sama sekali berbeda.
Membuat Domain Alias
Tahapan
- Masukkan nama domain yang ingin anda “parkir” ke akun hosting anda pada kotak isian yang tersedia.
- Misalnya: DomainB.com
- Klik tombol Add Domain!
- Selanjutnya terlihat
- “The parked domain DOMAIN_YANG_ANDA_PARKIR has been successfully created for you”.
- Klik tombol Go Back.
- Saat kemudian halaman berubah, anda akan melihat tabel tiga kolom yang berisi domain yang baru saja anda parkir, dengan informasi berikut:
- Domain – Entri ini berisi nama domain yang anda parkir, seperti yang anda lakukan pada tahap 1 di atas.
- Domain Root – Merupakan direktori induk domain parkir anda. Secara otomatis sistem akan mengisinya dengan home/public_html.
- Remove – Klik ikon x untuk menghapus Domain Parkir ini. Jika anda ingin menghapusnya klik tombol Yes yang muncul kemudian, dan anda akan ditampilkan “The parked domain DOMAIN_PARKIR_ANDA has been successfully removed.”
MENGELOLA PENGALIHAN SUB DOMAIN
Anda bisa membuat sebuah subdomain dialihkan ke alamat situs lain milik anda. Misalnya anda ingin mengalihkan semua URL pada subdomain anda ke alamat domain utama anda. Ini biasanya dilakukan jika anda mempunyai lebih dari satu domain untuk menjaring potensi pengunjung dari situs atau domain lain. Banyak orang melakukan ini untuk alasan optimasi mesin pencari atau pemindahan alamat situs. Dan anda bisa saja melakukannya untuk alasan lainnya.
Mengelola Pengalihan Subdomain
Tahapan
- Dengan asumsi bahwa anda sudah membuat Subdomain, lihat tabel “Subdomains” yang dijelaskan pada artikel Subdomain.
- Tentukan subdomain yang ingin anda alihkan pada tabel tersebut.
- Klik Manage Redirection pada kolom “Actions”.
- Subdomain yang sudah anda buat akan ditampilkan. Anda akan melihat “http://” sudah dituliskan pada kotak isian sebagai standar. Masukkan domain atau lokasi tujuan pengalihan saat pengunjung memasuki subdomain anda.
Catatan: Anda tidak perlu menyertakan awalan http:// pada url tujuan jika anda hanya mengalihkan pada domain yang sama.
- Klik tombol Save.
- Selanjutnya terlihat
- “SUBDOMAIN_ANDA is currently being redirect to: ALAMAT_PENGALIHAN.”
- Klik Go Back.
- Dan jika kemudian halaman sudah berubah, pada subdomain yang anda alihkan akan ditampilkan:
- redirected to LOKASI_YANG_ANDA_MASUKKAN”
pada kolom “Redirection”.
Menonaktifkan Pengalihan Subdomain
Tahapan
- Dengan asumsi bahwa anda sudah membuat subdomain, lihat tabel “Subdomains” yang dijelaskan pada artikel Subdomain.
- Tentukan subdomain yang ingin anda atur pengalihannya pada tabel tersebut.
- Klik Manage Redirection pada kolom “Actions”.
- Pengalihan yang sebelumnya sudah anda buat akan terlihat pada kotak isian. Klik tombol Disable Redirection.
- Selanjutnya terlihat
- “Redirection has been disabled on “SUBDOMAIN_ANDA!”
- Klik Go Back untuk melihat perubahan yang sudah dilakukan.
MENGELOLA PENGALIHAN DOMAIN TAMBAHAN
Anda bisa membuat sebuah domain tambahan dialihkan ke alamat situs lain milik anda. Misalnya anda ingin mengalihkan semua URL pada domain tambahan anda ke alamat domain utama anda. Ini biasanya dilakukan jika anda mempunyai lebih dari satu domain untuk menjaring potensi pengunjung dari situs atau domain lain. Banyak orang melakukan ini untuk alasan optimasi mesin pencari atau pemindahan alamat situs. Dan anda bisa saja melakukannya untuk alasan lainnya.
Mengelola Pengalihan Domain
Tahapan
- Dengan asumsi bahwa anda sudah membuat domain tambahan (Addon Domain), lihat tabel “Addon Domains” yang dijelaskan pada artikel Domain Tambahan.
- Tentukan domain tambahan yang ingin anda alihkan pada tabel tersebut.
- Klik Addon Domain pada kolom “Actions”.
- Domain tambahan yang sudah anda buat akan ditampilkan. Anda akan melihat “http://” sudah dituliskan pada kotak isian sebagai standar. Masukkan domain atau lokasi tujuan pengalihan saat pengunjung memasuki domain tambahan anda.
Catatan: Anda tidak perlu menyertakan awalan http:// pada url tujuan jika anda hanya mengalihkan pada domain yang sama.
- Klik tombol Save.
- Selanjutnya terlihat
- “DOMAIN_TAMBAHAN_ANDA is currently being redirect to: ALAMAT_PENGALIHAN.”
- Klik Go Back
- Dan jika kemudian halaman sudah berubah, pada domain tambahan yang anda alihkan akan ditampilkan:
- redirected to LOKASI_YANG_ANDA_MASUKKAN”
pada kolom “Redirection”.
Menonaktifkan Pengalihan Domain Tambahan
Tahapan
- Dengan asumsi bahwa anda sudah membuat domain tambahan (Addon Domain), lihat tabel “Addon Domains” yang dijelaskan pada artikel Domain Tambahan.
- Tentukan domain tambahan yang ingin anda atur pengalihannya pada tabel tersebut.
- Klik Manage Redirection pada kolom “Actions”.
- Pengalihan yang sebelumnya sudah anda buat akan terlihat pada kotak isian. Klik tombol Disable Redirection.
- Selanjutnya terlihat
- “Redirection has been disabled on “DOMAIN_TAMBAHAN_ANDA!”
- Klik Go Back untuk melihat perubahan yang sudah dilakukan.
MENGHAPUS SUBDOMAIN
Jika anda ingin menghapus Subdomain, cPanel® memiliki fitur yang mudah digunakan untuk menghapus subdomain yang pernah anda buat.
Tahapan
- Dengan asumsi anda pernah membuat subdomain, lihat pada tabel “Subdomains” seperti yang disebut pada tahap 5 dalam artikel Subdomain.
- Tentukan subdomain yang ingin anda hapus pada tabel tersebut.
- Klik Remove pada kolom “Actions”.
- Klik tombol Yes.
- Selanjutnya ditampilkan
- “The Subdomain SUBDOMAIN_ANDA has been successfully removed.”
MENGHAPUS DOMAIN TAMBAHAN
Jika anda ingin menghapus Domain Tambahan, cPanel® memiliki fitur yang muda digunakan untuk menghapus domain tambahan yang pernah anda buat.
Tahapan
- Dengan asumsi anda pernah membuat domain tambahan, lihat pada tabel “Addon Domains” seperti yang disebut pada tahap 5 dalam artikel Domain Tambahan.
- Tentukan domain tambahan yang ingin anda hapus pada tabel tersebut.
- Klik Remove pada kolom “Actions”.
- Klik tombol Yes.
- Selanjutnya ditampilkan
- “The Addon Domain DOMAIN_TAMBAHAN_ANDA has been successfully removed.”
PENGALIHAN (REDIRECT)
Pengalihan digunakan jika anda ingin mengarahkan pengunjung yang masuk ke satu alamat tertentu untuk masuk ke alamat lainnya. Misalnya, anda ingin mengalihkan pengunjung yang masuk ke DomainA.com/sales.html untuk masuk ke DomainB.com/order.html.
Tahapan
- Tentukan jenis pengalihan yang anda inginkan pada pilihan yang ada, yaitu:
- Temporary – Pengalihan sementara ini tidak akan mengubah daftar bookmark/favorit pengunjung tersebut.
- Permanent – Pengalihan permanen akan meng-update browser pengunjung jika anda bookmark yang dialihkan.
- Selanjutnya akan ada dua kotak isian. Yang pertama adalah mengikuti alamat induk domain anda untuk mengisi alamat yang ingin anda alihkan pada domain anda ini.
Misalnya: http://DomainA.com/sales.html (cukup masukkan sales.html atau direktori dan nama file yang ingin anda alihkan).
Kotak isian yang kedua adalah alamat pengalihan dari sumber di atas.
Misalnya: http://DomainB.com/order.html. - Klik tombol Add.
- Kemudian akan terlihat informasi tentang pengalihan yang baru saja anda buat.
- Klik Go Back.
- Saat kemudian halaman berubah, anda akan melihat tabel empat kolom yang berisi alamat pengalihan yang baru saja anda buat, yaitu:
- Directory – Berisi lokasi direktori dan file yang anda alihkan.
- Redirect URL – Berisi alamat tujuan pengalihan.
- Type – Jenis pengalihan seperti yang anda tentukan pada tahap 1 di atas.
- Remove – Klik ikon x untuk menghapus pengalihan ini. Jika anda ingin menghapusnya klik tombol Yes yang muncul kemudian, dan anda akan ditampilkan “LOKASI_PENGALIHAN has been successfully removed.”









This post has one comment
September 29th, 2011
mantap
anchor